Raihan tersebut masih lebih lambat dari apa yang dia peroleh pada Minggu (13/3/2011) malam. Dia juga terpaut lebih dari satu detik dengan pebalap Repsol Honda, Casey Stoner, yang mencatatkan waktu tercepat pada malam terakhir tersebut. Stoner pun kalah dari rekan setimnya, Ben Spies, yang berada di posisi ketiga.
Maka dari itu, tak heran jika Lorenzo sangat kecewa dengan persiapannya untuk mempertahankan gelar. Mantan juara dunia dua kali kelas 250 cc ini pun merasa pesimistis dengan peluangnya untuk memenangi seri pembuka di Qatar tersebut.
"Ini bukan merupakan hari terbaik sepanjang karierku," ujar Lorenzo, yang memenangi sembilan seri pada musim 2010 dan membuat rekor baru di arena MotoGP, ketika mengumpulkan total 383 poin. "Ketika saya membalap dengan buruk saya mengakuinya dan mengatakan bahwa saya tampil tidak bagus. Saya membalap dengan baik. Namun, pengesetan motor tidak tepat sehingga kami kehilangan banyak waktu karena ban belakang."
"Nenekku mungkin bisa lebih cepat dengan pengesetan yang lebih baik."
Lorenzo mengakui, motornya sangat sulit untuk berubah ke arah yang benar. Itu lantaran dia merasa sangat tidak nyaman ketika melakukan pengereman dan traksinya pun buruk. Oleh karena itu, pebalap asal Spanyol ini mengatakan bahwa mereka akan mencoba pengesetan tahun lalu setelah pengesetan di Sepang tak cocok untuk dipakai di Losail.

Comments :
0 komentar to “Lorenzo: Nenekku Bisa Lebih Cepat”
Posting Komentar